Lompat ke konten
Home » Ronald Koeman Menepis Kabar Pengunduran Dirinya

Ronald Koeman Menepis Kabar Pengunduran Dirinya

  • oleh
Ronald Koeman W88

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, menepis kabar yang beredar terkait pengunduran dirinya. Isu ini memang belakangan santer merebak setelah Barcelona dipermalukan oleh Bayern Munich. Laga tersebut memaksa Barcelona mengakui keunggulan telah Munich dengan skor 0-3 pada perhelatan Liga Champions Inggris.

Gabung di W88 Sekarang

Ronald Koeman Menyangkal

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengatakan bahwa dirinya belum berniat untuk mengundurkan diri. Hal ini disampaikannya setelah kekalahan telak yang harus ditelan pihak Barcelona dari Bayern Munich pada laga Liga Champions Inggris pada hari Selasa waktu setempat. Laga tersebut berujung dengan kemenangan telak 3-0 Munich atas Barcelona. Sang raksasa Catalan tawalnya mengawali laga dengan percaya diri setelah sebelumnya berhasil mengandaskan Getafe. Namun langkah mereka harus terganjal setelah sang rival asal Eropa mengalahkan mereka.

Laga ini sekaligus menjadi laga kesekian kali yang menjadi mimpi buruk bagi Barcelona. Sejak awal laga, tim asuhan Thomas Muller menunjukkan gaya bermain agresif. Kerjasama para pemain sukses mendorong pihak Munich mencetak 3 gol mereka tanpa kesulitan. Hal menarik lainnya adalah ketiga gol tersebut tak lain dan tak bukan dicetak oleh pemain andalan mereka, Robert Lewandowski.

Seperti diberitakan di link alternatif W88, setelah kejadian tersebut, beberapa pihak menuntut sang pelatih, Ronald Koeman, untuk mengundurkan diri. Meski demikian, beberapa sumber setempat mengatakan bahwa kecil kemungkinan hal ini akan terjadi. Hal ini setelah sang pelatih sendiri mengidnikasikan bahwa dia tidak akan melemparkan handuk putih terlepas dari kekurangan timnya.

Tanggapan Ronald Koeman

Sementara terkait laga ini sendiri, Koeman dikabarkan cukup santai dengan situasi yang mereka hadapi. Kemungkinan hal ini terjadi karena pada musim yang lalu, pihak Barcelona juga mengalami hal yang kurang lebih sama.

Bahkan setelah kehilangan Antoine Griezmann dan Lionel Messi, dua sosok yang berkontribusi sebesar 48% dari torehan gol Barcelona, sang mantan pelatih Everton masih mantap ia bisa memperbaiki kondisi timnya tersebut. Tampaknya, sang pelatih mendorong para pemain asuhannya untuk bisa bekerja dengan lebih giat untuk mencapai hal ini.

Sayangnya, tampaknya sang pelatih juga memiliki kekhawatiran tersendiri. Beberapa isu yang beredar mengatakan bahwa Koeman kemungkinan hanya memiliki 3 laga lagi untuk membuktikan kemampuannya sebagai pelatih. Sementara itu, presiden Barcelona, Joan Laporta, meminta para pendukung untuk memberikan sokongan mereka kepada para pemain dalam masa-masa sulit seperti ini.

Pesan bagi Penggemar

Dalam pernyataannya kepada pihak media, Ronald Koeman berujar bahwa ia merasakan hal yang sama dengan seluruh penggemar Barca. Ia bahkan mengakui bahwa insiden ini termasuk salah satu skenario yang mereka persiapkan. Hal ini tampaknya yang mendorong sang pelatih untuk meminta para penggemar untuk sabar dan tetap mendukung tim asuhannya tersebut.

Ia juga meminta para penggemar untuk tetap percaya kepada para pemimpin klub. Sebagai bagian dari Barcelona, para penggemar diminta untuk memberikan kepercayaan dan waktu yang diperlukan bagi tim untuk bisa mencapai kemampuan optimal mereka.

Sementara terkait sang lawan kali ini, Koeman mengakui bahwa Bayern memang memiliki skuad yang lebih baik. Sayangnya, pihak Barcelona saat ini hanya memiliki 3 penyerang untuk berhadapan dengan serangan gencar tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sebenarnya ada momen-momen tertentu tatkala Barcelona menguasai pertandingan. Namun segala yang mereka upayakan tidak bisa menghalangi gerak Bayern Munich. Rentang kualitas pemain yang cukup signifikan terbukti mempersulit gerak pemain dalam menghadapi lawannya tersebut.

Saat ini, Bayern tengah berada dalam kondisi optimal dengan formasi pemain yang memiliki kemampuan yang tepat. Sayangnya, Barcelona masih harus menunggu setidaknya 2 hingga 3 tahun mendatang hingga para pemain muda mereka matang dalam segi kemampuan.