Lompat ke konten
Home » Piala Bangsa-bangsa Afrika dan Dampaknya ke Klub-klub Besar

Piala Bangsa-bangsa Afrika dan Dampaknya ke Klub-klub Besar

  • oleh
W88 piala bangsa-bangsa afrika

Piala Bangsa-bangsa Afrika menjadi salah satu topik hangat yang kerap diperbincangkan belakangan ini. Hal ini tidak terlepas dari kemungkinan dampak besar yang akan terjadi apabila perhelatan tersebut resmi dimulai. Southampton, misalnya, bisa menjadi salah satu dari sekian banyak klub besar di kancah Liga Primer Inggris tanpa pemain sama sekali pada bulan Januari mendatang.

Gabung di W88 Sekarang

Kepastian Piala Bangsa-bangsa Afrika

Konfederasi Sepakbola Afrika telah mengonfirmasi bahwa lembaganya telah meratifikasi perjanjian dengan negara tuan rumah Piala Bangsa-bangsa Afrika, Kamerun. Hal ini dilakukan di tengah munculnya banyak pertanyaan terkait kemampuan negara tersebut untuk menyelenggarakan perhelatan akbar sepakbola di benua Afrika tersebut.

Kekhawatiran tersebut memang cukup beralasan. Kondisi pandemi yang tak kunjung berakhir serta kualitas penanganan pemerintah setempat meningkatkan kekhawatiran akan kemampuan pemerintah setempat dalam mengatasi masalaht ersebut. Meski demikian, seperti yang diberitakan W88, yang terkenal dengan W88login, dalam pernyataan yang diterbitkan baru-baru ini, kedua pihak bersepakat menandatangani Perjanjian Asosiasi Penyelenggara. Meski demikian, sempat ada rumor beredar yang menyatakan bahwa pihak komite eksekutif sebenarnya menekankan bahwa masih ada beberapa hal yang memerlukan perhatian mendesak jelang dimulainya penyelenggaraan ajang tersebut pada tanggak 9 Januari 2022 mendatang.

Piala Bangsa-bangsa Afrika sendiri awalnya direncanakan untuk berjalan berdampingan dengan Kejuaraan Eropa dan Copa America pada musim panas lalu. Namun, dinamika yang terjadi memaksa ajang tersebut diundur hingga awal 2022 mendatang. Dalam perkembangan terkini, turnamen tersebut dipastikan akan diselenggarakan hingga 6 Februari 2022 mendatang.

Dampak Piala Bangsa-bangsa Afrika

Andaikan pihak pemerintah Kamerun gagal memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh CAF, tentu akan ada dampak yang akan terjadi. Rumor menyatakan bahwa pihak federasi setempat telah menyiapkan Afrika Selatan sebagai lokasi alternatif. Negara ini dipilih karena sebelumnya negara di penghujung selatan Benua Afrika tersebut pernah menyelenggarakan Piala Dunia pada tahun 2010 silam. Langkah ini sekaligus diambil untuk meamstikan bahwa tidak pernah akan terjadi pembatalan ajang tersebut.

Namun, dampak sebenarnya dari acara ini tidak berhenti di situ. Dengan diundurnya pelaksanaan turnament ersebut, sejumlah nama pemain bintang Liga Primer Inggris dikhawatirkan terpaksa harus terllibat. Tentu, hal ini akan berdampak pada absennya mereka pada laga-laga klub yang mereka jalani. Salah satu klub yang kemungkinan terdampak adalah Southampton. Klub ini kemungkinan harus menjalani laga tanpa kehadiran Moussa Djenepo setidaknya untuk 1 bulan usai tahun baru. Hal ini dipastikan usai timnas Mali diapstikan lolos kualifikasi ajang sepakbola tersebut.

Risiko Kehilangan Pemain Penting

Tak hanya itu, pemain bertahan Saints, Mohammed Salisu juga diperkirakan akan ikut absen. Meski demikian hal ini masih harus dipastikan karena sebelumnya ia belum pernah berlaga untuk timnas Ghana, yang kali ini juga lolos babak kualifikasi.

Southampton sendiri dijadwalkan akan berhadapan dengan Newcastle United pada 2 Januari 2022 mendatang. Laga kemudian akan berlanjut dengan Wolverhampton Wandererds pada 15 Januari dan Manchester CIty pada 22 Januari 2022. Tak lama berselang, pada bulan Februari, mereka akan dihadapkan pada laga kontra Tottenham Hotspurs pada 9 Februari dan Manchester United pada 12 Februari 2022.

Sementara Siants dijadwalkan akan berpartisipasi di ajang Piala FA pada 8 atau 9 Januari 2022. Beberapa klub lain yang diperkirakan akan terdampak pengunduran ajang ini adalah Arsenal dengan pemainnya Thomas Partey dari Ghana, Nicolas Pepe dari Pantai Gading, Mohamed Elneny dari Mesir, dan Pierre-Emerick Aubameyang dari Gabon.