Lompat ke konten
Home » Mengenal Lebih Dalam tentang Teknik Bertaruh Fibonacci

Mengenal Lebih Dalam tentang Teknik Bertaruh Fibonacci

  • oleh
W88 teknik bertaruh fibonacci

Teknik bertaruh Fibonacci memang masih diragukan dan bahkan terbilang kontroversial hingga saat ini. Meski demikian, beberapa catatan menunjukkan bahwa teknik ini juga tak jarang terbilang sukses kala diterapkan dalam taruhan. Tak sedikit bahkan pemain yang mampu meraup kesuksesan menggunakan teknik sederhana ini. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa teknik ini cukup berisiko. Namun, dengan jumlah keberuntungan yang tepat dan penerapan yang akurat, setiap pemain bisa meraup keuntungan berbekal strategi yang satu ini.

Gabung di W88 Sekarang

Konsep Dasar Teknik Bertaruh Fibonacci

Konsep dasar dalam teknik bertaruh Fibonacci sebenarnya terbilang sederhana. Pemain bertaruh atas hasil imbang atau seri. Jika pemain kalah, maka taruhan harus dilakukan pada hasil seri berikutnya berdasarkan kunci tertentu. Pada tahap ini, pemain juga harus meningkatkan jumlah taruhan.

Di samping itu, menurut panduan W88, perlu diketahui bahwa peluang dari taruhan seri tersebut haruslah melebihi 2.618. Di sini muncul kabar baiknya: ada begitu banyak taruhan saat ini yang memiliki nilai minimum peluang taruhan pada angka ini. Semakin tinggi nilai peluangnya, semakin besar kemungkinan pemain akan menang.

Bagaimana seandainya jika pemain kalah? Jangan khawatir, pemain hanya perlu bertaruh atas hasil seri bierkutnya berdasarkan angka deret Fibonacci. Deret ini merujuk pada serangkaian angka yang setiap angkanya merupakan jumlah dari 2 angka sebelumnya. Akibatnya, deret Fibonacci secara langsung merupakan deret angka tanpa batas. Berikut ini beberapa angka di awal deret tersebut.

1 – 1 – 2 – 3 – 5 – 8 – 13 – 21 – 34 – 55 – 89 – 144 – 233 – 377 – …

Dengan demikian, apabila pemain bertaruh sebesar Rp 100.000 pada hasil seri pertama di ajang taruhan dengan peluang 2.62 dan kalah, maka pada putaran berikutnya, pemain harus bertaruh sebesar Rp 100.000, yang mengacu pada angka kedua deret Fibonacci. Langkah ini terus berlanjut menyesuaikan dengan angka berikutnya pada deret tersebut.

Oleh karena itu, secara matematis, ketika pemain menang, maka jumlah kemenangan yang diperoleh akan melampaui jumlah kerugian yang diderita. Dengan cara ini, pemain dapat meraup keuntungan.

Contoh Penerapan Teknik Bertaruh Fibonacci

Mari ambil contoh sederhana penerapan teknik bertaruh Fibonacci.

Seorang pemain mengalami kekalahan 10 kali dan menang pada kesempatan ke-11. Dalam kasus ini, pemain telah bertaruh sebesar Rp 143.000 dan mencapai deret angka ke-11 dalam deret Fibonacci, yakni 144. Ia kemudian menempatkan modal taruhan dalam jumlah Rp 144.000, sesuai dengan angka pada deret tersebut. Jika kita mengasumsikan bahwa pada kesempatan tersebut, sang pemain berhasil menang dengan nilai peluang 2.8, maka ia akan memenangkan hadiah sebesar Rp 403.200.

Sementara sejauh ini, total modal yang dikeluarkan sebesar Rp 287.000. Dengan demikian, terdapat keuntungan bersih sebesar Rp 116.200.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Jika diterapkan dengan tepat, teknik bertaruh Fibonacci memang cukup menguntungkan. Meski demikian, kekurangan dari teknik ini juga harus diperhatikan. Jika kita mengambil contoh yang sama dari simulasi sebelumnya, jika pemain tersebut kalah bukan hanya 10 kali, tapi 20 kali, bahkan jika ia menang pada kesempatan ke-21, ia tetap akan merugi. Jumlah kerugian sang pemain akan mencapai Rp 16.910. Modal yang keluar sudah cukup besar, belum lagi dikombinasikan dengan tekanan yang dialami pemain. Oleh karena itu, penting bagi pemain untuk bijak mengatur langkah dalam menggunakan teknik taruhan ini. Apabila nilai taruhan sudah dianggap terlalu besar dan tidak ada tanda-tanda menuju kemenangan, alangkah baiknya untuk berhenti terlebih dahulu.

Dalam teknik bertaruh Fibonacci, setiap pemain menggantungkan dirinya pada waktu yang tepat untuk menang. Jika pemain gagal menang pada deret yang tepat, kekalahan menjadi satu hal yang niscaya terjadi.