Lompat ke konten
Home » Kebanggaan Klopp Usai Liverpool Mencetak Sejarah

Kebanggaan Klopp Usai Liverpool Mencetak Sejarah

  • oleh
W88 Liverpool mencetak sejarah

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, merasa bangga dengan perkembangan signifikan yang telah dijalani oleh klub asuhannya tersebut. Hal ini diperkokoh dengan hasil laga Liverpool kontra AC Milan baru-baru ini. Pada laga di San Siro tersebut, Liverpool mencetak sejarah dengan menjadi klub asal Inggris pertama yang memenangkan semua 6 laga babak penyisihan grup di ajang Liga Champions.

Gabung di W88 Sekarang

Torehan 2 Gol Mengantarkan Liverpool Mencetak Sejarah

Pada laga tersebut, gol dari Mohamed Salah, berhasil menjadi gol pertama yang dipersembahkan bagi Liverpool. Gol tersebut juga menjadi gol ke-20 bagi Salah yang lahir pada musim ini. Sementara gol kedua bagi Liverpool berasal dari serangan Divock Origi. Berkat kedua persembahan gol tersebut, Liverpool akhirnya memastikan diri sebagai pemenang. Adapun gol tersebut berakhir dengan skor 2-1. Satu-satunya gol dari pihak lawan kala itu berasal dari Fikayo Tomori pada menit ke-29.

Strategi Klopp pada laga tersebut pun terbukti efektif. Menurut informasi di link alternatif W88, Klopp melakukan 8 perubahan dari laga sebelumnya Liverpool kontra Wolves. Pada formasi tersebut, ia hanya mempertahankan 3 pemain andalannya: Sadio Mane, Mohamed Salah, hignga Alisson Becker.

Tanggapan Klopp Usai Liverpool Mencetak Sejarah

Usai hasil menakjubkan tersebut, Jurgen Klopp menyatakan pendapat pribadinya. Ia berujar bahwa ia tidak terlalu merasa bangga dalam dunia sepakbola. Hal ini karena ia sudah terbiasa berharap akan terjadinya hal-hal baik dalam laga.

Namun, laga kontra AC Milan tersebut sungguh berbeda. Ia sama sekali terkejut dengan torehan 6 kali menang yang mereka dapatkan sejauh ini. Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada para pemain Liverpool. Ia sadar betul bahwa sebagai pelatih, mudah baginya untuk melakukan perubahan. Namun, para pemain harus punya kepercayaan diri untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, terlepas dari perubahan formasi tersebut. Hal inilah yang mampu ditunjukkan para pemain Liverpool kala itu.

Suguhan Pertahanan Solid

Secara khusus, Klopp menyatakan rasa bangga dan kepuasannya terhadap kualitas pertahanan timnya kala itu. Kehadiran 4 pemain bertahan dan sayap baru pada laga tersebut membuktikan keempat sosok pemain tersebut memiliki kualitas kelas wahid. Salah satu di antaranya adalah Nat Phillips yang baru pertama kali menjalani laganya pada musim ini.

Ia mengakui bahwa pertahanan mereka kala itu sangat baik. Ia sendiri menyadari bahwa Milan berencana untuk menghantam pertahanan mereka denan menyisir bagian tengah melalui ruang sempit yang tercipta di antara para pemain sayap dan belakang. Namun, para pemainnya berhasil menghadirkan pertahanan yang solid dan bahkan membuat kerepotan para pemain lawan. Hal ini mampu mereka capai karena disiplin keras yang tertanam dalam diri setiap pemain.

Ia pun tak sungkan menyuguhkan apresiasinya pada sosok Ibou Konate dan Nate Phillilps. Baginya, kedua pemain tersebut telah mampu menyuguhan permainan yang luar biasa dengan pertahanan solid yang mereka hadirkan.

Sementara bagi sang lawan, kekalahan dari laga kali ini membuat mereka tersungkur di peringkat terbawah klasemen grup sementara. Peluang mereka untuk membawa pulang gelar Liga Champions pun dipastikan sudah kandas. Dalam pernyataannya, pelatih AC Milan, Stefano Poli, berujar bahwa mereka telah belajar banyak hal dalam 6 laga terakhir. Ia pun merasa kecewa karena hasil laga tersebut sama sekali tidak mereka perkirakan.