Lompat ke konten
Home » Covid Menyerang Spur Jelang Laga Tottenham vs Brighton

Covid Menyerang Spur Jelang Laga Tottenham vs Brighton

  • oleh
W88 Tottenham vs Brighton

Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte, tampak begitu tertekan kala mendapatkan kabar terbaru terkait para pemainnya. Kabar yang dimaksud terkait dengan 8 pemain Tottenham serta 5 staf klub yang didiagnosis positif Covid-19. Hal ini semakin menambah pelik masalah yang harus ia hadapi jelang perhelatan laga Tottenham vs Brighton.

Gabung di W88 Sekarang

Kabar Terbaru Jelang Laga Tottenham vs Brighton

Baru-baru ini, kasus penyebaran Covid-19 dikabarkan merebak di tengah klub Tottenham Hotspurs. Kejadiannya sendiri diperkirakan bermula di pusat pelatihan klub pada awal pekan ini waktu setempat. Dalam wawancaranya dengan media setempat, sang pelatih menyampaikan bahwa kondisi yang dialami oleh klubnya tersebut terbilang serius.

Bahkan, ia sendiri menyampaikan kondisi tersebut menjadikan semua orang di Spur saat ini cukup takut karena mengkhawatirkan virus tersebut dapat menulari anggota keluarga mereka. Dalam pernyataan lengkapnya, seperti yang dikutip W88 slots, ia berujar, “Situasi (yang kami hadapi) ini serius. Masalah ini kami hadapi setiap hari (saat berinteraksi) dengan orang-orang yang terkonfirmasi Covid-19. Hal ini menjadi masalah yang serius.”

Kepastian Penyelenggara Terkait Laga Tottenham vs Brighton

Sayangnya, terlepas dari tingginya penularan Covid-19 yang dialami klubnya, pihak penyelenggara Liga Konferensi Eropa memasitkan laga Tottenham berikutnya kontra Rennes akan tetap berlanjut. Hal ini diklaim sudah sesuai dengan kebijakan UEFA yang mengatur perihal Covid-19 dan penularannya. Kebijakan tersebut mengatur bahwa jika sebuah klum memiliki 13 pemain kelas satu yang tersedia, termasuk setidaknya 1 orang penjaga gawang, tim tersebut diwajibkan untuk tetap berpartisipasi dalam kompetisi.

Jika tidak, klub tersebut akan mendapatkan sanksi dari organisasi sepakbola di tanah Eropa tersebut. Sayangnya, bukan hanya berdampak pada laga berikut Spur kontra Rennes, diprediksi kebijakan ini juga akan berdampak serius pada laga Tottenham vs Brighton berikutnya.

Terakhir kali, Conte menyebutkan terdapat 11 orang pemain di tim asuhannya tersebut yang telah terdiagnosis positif Covid-19. Dari kesebelas pemain tersebut, hanya ada 1 pemain sejauh ini yang bisa turun berlaga pada pertandingan mereka berikutnya. Sayangnya, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa sebenarnya, Tottenham masih memiliki cukup pemain U23 yang bisa diturunkan untuk mengisi kekosongan pemain tersebut. Dengan keterbatasan ini, Conte masih harus dihadapkan pada kewajiban untuk menang dari Vitesse Arnhem jika mereka masih ingin lolos ke babak selanjutnya di ajang Liga Champions.

Kritik atas Kebijakan UEFA

Conte sendiri tidak ingin secara terbuka melontarkan kritik kepada pihak UEFA. Meski demikian, ia berujar, “Besok, siapa? Saya? Pemain lainnya? Anggota staf lainnya? Kami akan terus menerus begini. Setiap hari kamid melakukan kontak dengan pihak yang mendapatkan diagnosis negatif palsu dan kemudian dinyatakna positif sehingga semua orang menjadi ketakutan karena kami semua memiliki keluarga masing-masing. Kenapa saya harus mengambil risiko ini? Saya menganggap kebijakan ini tidak tepat diberlakukan untuk semua pihak karena kami memiliki keluarga dan kami melakukan kontak dengan mereka ketika kembali ke rumah.

Sang pelatih Tottenham tersebut kemudian berujar, “Hari ini, kami menyiapkan diri untuk berlaga kontra Rennes dan menjalani sesi latihan selama 1,5 jam. Besok, kami berencana untuk melanjutkan sesi latihan di pagi hari untuk melakukan uji coba formasi pemain. Namun, ketika kami mengakhiri sesi latihan, pemain lainnya dinyatakan terdiagnosis positif, dilanjtukan dengan anggota staf lainnya. Pemain tersebut melakukan kontak dengan diri Anda hari ini. Hal ini yang menjadi masalahnya.”

Terkait masalah tersebut, pihak Tottenham baru-baru ini mengajukan permohonan kepada pihak UEFA untuk menangguhkan laga Tottenham vs Brighton pada hari Minggu waktu setempat. Mereka pun berharap bisa mendapatkan dukungan dari klub-klub partisipan maupun penyelenggara Liga Primer Inggris daripada bergantung kepada tanggapan dari pihak UEFA sendiri.