Lompat ke konten
Home » Akankah Karir Rafael Benitez Berakhir di Everton?

Akankah Karir Rafael Benitez Berakhir di Everton?

  • oleh
W88 Rafael Benitez

Rafael Benitez tengah mendapatkan tekanan berat untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih Everton. Hal ini tidak terlepas dari kiprah The Toffees sejauh ini. Sejauh ini, mereka bahkan hanya berhasil mengamankan 4 poin dari 30 laga terakhir di kancah Liga Primer Inggris. Akibatnya, kekecewaan besar pun datang dari arah para penggemar. Hal ini kemudian diperparah dengan takluknya Everton dari Crystal palace pada laga hari Minggu waktu setempat. Meski demikian, sang pelatih menekankan bahwa masalah yang dialami klubnya saat ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu hanya 5 bulan terakhir.

Gabung di W88 Sekarang

Pembelaan Rafael Benitez

Pelatih Everton, Rafael Benitez, berujar bahwa ia tidak akan bisa memperbaiki kondisi klubnya saat ini hanya dalam waktu 5 bulan terakhir. Dalam pernyataannya, ia berujar bahwa ia tengah berupaya untuk merubah 4 hingga 5 tahun masa putus Everton bagi para penggemar. Namun, upaya-upaya yang tengah dan telak dilakukannya masih butuh waktu untuk menunjukkan dampaknya.

Sebagai seorang mantan pelatih Liverpool, Benitez memang bukan sosok populer, terutama di tengah para pendukung. Hal ini pun seolah telah menjadi rahasia umum di tengah para pendukung Everton. Sayangnya, usai klub kesayanan mereka dikandaskan oleh Crystal Palace, kekecewaan para pendukung pun seolah tak lagi bisa dibendung. Sang pelatih tak pelak mendapatkan teriakan kekecewaan dari para pendukung Everton. Tak heran jika banyak kalangan kemudian mempertanyakan masa depan sang pelatih. Hilangnya dukungan para penggemar Everton ditengarai bisa menjadi pemicu besar kandasnya karier sang pelatih.

Upaya Rafael Benitez Mempertahankan Posisinya

Terkait hal ini, rupanya sang pelatih sendiri sudah melakukan gerak cepat. Seperti yang dilaporkan W88 Indonesia, Rafael Benitez mengatakan ia telah berbincang perihal hal ini dengan Farhard Moshiri, sosok pemilik Everton. Ia mengklaim bahwa usai pembicaraan tersebut, ia begitu yakin akan masa depannya di klub tersebut.

Berikut ini pernyataan lengkap sang pelatih usai pertemuan tersebut.

“Saya baru saja berbicara dengan Tuan Moshiri pagi ini. Saya melakukan pembicaraan dengan pihak ketua, kepala eksekutif klub dan mereka mendukung saya. Mereka sudah berpengalaman dalam merubah pelatih klub, mereka telah berupaya untuk menyesuaikan diri dengan berbagai hal dan sayangnya tidak bekerja dengan baik.

Perasaan apa yang dimiliki para pendukung Everton selama beberapa tahun silaml: keberhasilan atau frustrasi? Anda tahu jawabannya.

Saya memiliki sejumlah besar pendukung yang mengatakan hal yang sama. Mereka tahu permasalahannya bukan hanya tentang hal-hal yang bisa diperbaiki dalam waktu 5 bulan. Ketika saya berbicara dengan pemilikk klub, ketua, dan kepala eksekutif, hampir setiap hari kami berbicara tentang hal yang ingin kami lakukan di masa depan, bukan hanya saat ini.

Kami berpikir tentang bulan Januari dan bukan hanya Januari, berniat melakukan hal-hal yang bisa kami lakukan untuk menjadikan tim lebih kuat.”

Ketika ditanya perihal posisinya, Rafael Benitez berujar bahwa ia masih memegang kontrak yang mengikat dirinya. Dalam kontrak tersebut, ia dijanjikan akan memegang posisi tersebut selama 3 tahun lebih. Oleh karena itu, ia harus terus melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih.

Jatuhnya Performa Everton

Terlepas dari klaim sang pelatih, Everton memang tengah mengalami masa sulit. Sang pelatih bahkan harus beberapa kali berurusan dengan pemainc edera. Penyerang utama mereka, Dominic Calvert-Lewin, misalnya, cedera sejak bulan Agustus lalu. Sementara pemain tengah mereka, Abdoulaye Doucoure harus absen selama 1 bulan terakhir akibat cedera di bagian kaki. Tak hanya berhenti di situ, 4 pemain Everton lainnya juga terpaksa harus absen. Keempat pemain tersebut adalah Tom Davies, Yerry Mina, Andros Townsend, hingga Richarlison.

Terkait hal ini, sang pemain mencoba membujuk persepsi publik. Dalam pernyataannya di depan media, ia berujar bahwa pada tahun lalu, Everton didukung oleh 16 pemain di sepanjang perhelatan musim. Angka ini menunjukkan sejumlah besar pemain absen dan rentan mengalami cedera. Para pemain bahkan kehilangan kesempatan berlaga di 30-40% laga karena mengalami cedera.

Terkait kondisi ini, ia hanya bisa menjanjikan untuk meningkatkan kemampuan dan kondisi klub berbekal bursa transfer Januari mendatang. Walau ia sendiri tidak ingin membeberkan lebih jelas akan sosok yang tengah diincar Everton, namun berkaca dari kondisi klubnya saat ini, tampaknya Everton akan melakukan gerakan agresif dan masif pada bursa transfer mendatang tersebut.